Kisah Inspiratif Muslimah Amerika Serikat

Banyak kisah-kisah inspiratif yang dapat kita jadikan pelajaran di dunia ini. Salah satunya adalah kisah inspiratif dari salah satu saudara muslim yang ada di belahan bumi lain. Kisah dari seorang muslimah yang tinggal di negara maju tidak lah mudah, negara maju yang menjadikan islam agama minoritas bukan mayoritas. Disini akan diulas kisah inspiratif muslimah yang memiliki 14 anak dan hidup di negara Amerika Serikat atau biasa kita sebut AS. Muslimah berusia sekitar 44 tahun ini menikah pada usia sangat muda yaitu 16 tahun.

Beliau menikah dengan seorang dokter keturan dari negara Pakistan. Tammie Umbel dan Syed Ishaq tinggal di AS dan dikarunia 8 anak perempuan dan 6 anak laki-laki. Seorang ibu pasti merasakan memiliki pilihan apakah mau menjadi ibu rumah tangga saja dan mengurus serta mendidik anak-anak atau menjadi ibu rumah tangga yang berkarier saja. Namun muslimah AS ini bisa menjalani keduanya. Yaitu menjadi ibu dan mendidik sendiri 14 anak nya dan juga memiliki perusahan produk kecantikan yang omsetnya bermilyar-milyar. Tammie dari kecil memiliki cita-cita bekerja yang dapat melesatarikan budaya dan memanfaatkan alam nenek monyangnya, beliau juga ingin memberdayakan atau membuka lapangan pekerjaan bagi orang orang disekitarnya. Dengan mendidik 14 putra putrinya Tammie juga menjalankan bisnis kecantikannya.

 

wikinut.com

Kisah Inspiratif Muslimah Tammie Umbel Mendidik 14 Anaknya

 

Shea Terra Organic adalah perusahaan kecantikan kulit yang didirikan oleh Muslimah AS bernama Tammie Umbel. Kisah Inspiratif Muslimah AS ini menjadi banyak inspirasi bagi muslimah lain untuk mengembangkan usaha namun tetap mendidik anak anaknya sendiri. Perusahaan yang didirikan oleh Tammie ini menggunakan bahan-bahan organik dari negara-negara yang ada di Afrika, dan Tammie berusaha untuk meningkatkan serta kepedulian terhadap masyarakat lokal Afrika. Perusahaan tersebut berdiri pada tahun 2000 pada saat anak-anak Tammie berusia antara 4 sampai 24 tahun. Bisa anda bayangkan betapa susahnya membangun perusahaan dengan 14 anak yang masih kecil. Menemukan keseimbangan antara pekerjaan dan rumah tangga bukanlah hal yang mudah dilakukan. Namun Tammie dapat melakukan dua pekerjaan tersebut dengan bantuan dari anak-anaknya yang lebih dewasa untuk membantunya mengurus adiknya dan membantunya juga mengurus perusahaannya. Di kutip dari london times Tammie mengatakan bahwa beliau tidak memiliki TV, anak-anak dan beliau selalu bergerak dan memiliki tugas, kewajiban dan tanggungjawab yang berbeda. Tami memiliki pertanian di dekat tempat tinggalnya, anak-anak ketika di pertanian biasanya melakukan pekerjaan seperti mengurus dan merawat beberapa ekor kucing, lembu, kuda, ayam dan lebah. Jika ada hasil dari telur ayam atau madu mereka akan menjualnya ke masyarakat setempat. Cara lain yang digunakan Tammie dalam mengurus anak-anaknya adalah jika Tammie melakukan perjalanan bisnis maka anak-anaknya akan diajak ikut bersamanya.

 

Kisah Inspiratif Muslimah yang Memegang Teguh Keislamannya

Tammie mengatakan bahwa islam telah mengajarkannnya banyak hal. Kisah Inspiratif Muslimah ini juga menginpirasi mualaf yang baru saja masuk Islam. Tammie menjadi muallaf pada usia 15 tahun, beliau menjadi mualaf karena orang yang dikasihi yaitu suaminya Syed Ishaq beragama islam. Islam mengajarkan Tammie untuk tidak melakukan bisnis yang berurusan dengan bank atau biasa kita ketahui bahwa bank merupak sumber dari riba. Selama perusahaannya berdiri beliau tidak melakukan bisnis dengan bank, bahkan beliau tidak menerima insvestor. Beliau mengembangkan usahanya sendiri. Islam juga yang mengenalkannya dengan rahasia kecantikan non barat dari temannya di majelis masjid. Koneksi itulah yang mengenalkan Tammie kepada supplier bahan-bahan organik dari Afrika yang belum diketahui oleh perusahaan-perusahaan kecantikan dari negara barat. Wanita muslim yang sehari harinya mengenakan baju gelap tanpa mutif ini merupakan salah satu tokoh muslimah yang mengenalkan Shea Butter, salah satu bahan perawatan kulit yang sekarang dikenal secara luas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *